Rabu, 11 Januari 2012
Buenos Aires - Pelatih yang membawa Argentina jadi juara di Piala Dunia 1978, Cesar Luis Menotti, berkomentar soal pemain terbaik sepanjang masa. Dia juga menyinggung soal ketampanan Cristiano Ronaldo dan masa depan Neymar.
Terkait status pemain terbaik sepanjang masa, Menotti menyebut Pele adalah orang yang tepat menyandang predikat tersebut. Meski berasal dari Argentina dia tak menyebut nama Maradona atau Lionel Messi.
"Pemain terbesar yang pernah saya lihat sepanjang hidup saya adalah Pele. Dia adalah percampuran dari (Alfredo) Di Stefano, Maradona, (Johan) Cruyff, Messi, semuanya berada pada satu pemain," sahut Menotti seperti diberitakan Marca.
Sementara terkait Cristiano Ronaldo dia punya pesan tersendiri. Untuk pemain yang pernah mengklaim para lawannya iri dengan wajah tampannya, Menotti menyebut kalau wajah tampan tidak penting dalam sepakbola.
"Mereka mengatakan sesuatu yang membuat saya tertawa. Mereka bilang dialah (Ronaldo) yang paling tampan... Siapa yang peduli? Pemain sepakbola tak perlu berwajah tampan," lanjut dia.
Soal masa depan Neymar, pria berusia 73 tahun itu mempersilakan bintang muda brasil tersebut membela klub terbaik antara Real Madrid atau Barcelona. "Jika dia ingin seperti Cristiano Ronaldo dia harus bermain di Madrid, dan jika ingin seperti Messi dia harus bermain di Barcelona," tuntasnya.
Real Madrid sukses menekuk Malaga dengan skor 1-0 berkat gol tunggal striker timnas Prancis Karim Benzema. Dengan kemenangan ini, El Real memastikan satu tempat di babak perempat-final Copa del Rey menunggu musuh abadi mereka, Barcelona.
Pada laga ini Jose Mourinho menurunkan formasi 4-3-3 dengan menempatkan Kaka, Cristiano Ronaldo dan Gonzalo Higuain di lini depan. Khedira, Xabi Alonso dan Lassana Diara memperkuat lini tengah. Sementara di belakang, Arbeloa, Pepe, Ramos dan Coentrao menjadi benteng terakhir Iker Casillas.
Di awal babak pertama, Real Madrid lebih banyak menguasai bola namun mereka kesulitan menembus rapatnya barisan pertahanan tuan rumah yang mengandalkan serangan balik.
Peluang pertama Malaga hadir pada menit 11 melalui mantan idola fans Madrid Ruud van Nistelrooy, namun kepala striker veteran itu gagal menemui bola umpan cantik Monreal dari sisi kiri
Sebelas menit berlalu, Malaga kembali mendapat peluang. Eliseu menggiring bola dari sayap kanan untuk melakukan gerakan memotong dan melepaskan tendangan keras ke arah gawang Casillas namun bola belum menemui target.
Pertandingan kemudian berjalan sedikit membosankan tetapi pada menit 40 sebuah usaha Sami Khedira yang menerima umpan back heel khas Ronaldo harus dijinakkan melalui aksi akrobatik kiper Caballero.
Sebelum babak pertama berakhir, Sergio Ramos yang membantu penyerangan nyaris membobol gawang tuan rumah. Tendangan bebas Xabi disambut sundulan kepala sayang bola masih bergulir di samping gawang. Ancaman ini kemudian berbalas tendangan keras Eliseu yang ditepis Casillas.
Di paruh kedua, sikap terlalu berhati-hati masih diperlihatkan kedua tim karena bola terlalu banyak berputar di lini tengah.
Kinerja Caballero pantas mendapat kredit khusus. Pada menit 64, aksi menawannya lagi-lagi menyelamatkan gawang dari ancaman sundulan kepala Ronaldo yang berdiri bebas di kotak penalti.
Melihat lini depan El Real terlalu statis, di menit 69 Mourinho memutuskan menarik Higuain dan memasukkan Karim Benzema. Kejelian The Special One langsung terbayar tiga menit kemudian. Sontekan Benzema gagal diantisipasi Caballero.
Tertinggal satu gol, Malaga bereaksi dengan memasukkan dua pemain sekaligus. Namun keputusan ini tidak terlalu banyak mengubah peta pertandingan. Di menit 88 Real Madrid harus bermain dengan sepuluh orang karena Arbeloa mendapat kartu kuning kedua pasca menyikut Monreal.
Dengan waktu yang sedikit tersisa, keunggulan pemain tidak bisa dimanfaatkan dengan baik oleh tuan rumah yang pada akhirnya harus menerima kenyataan kalah 1-0 dan tersingkir dari Copa del Rey.
Selasa, 10 Januari 2012
VIVAnews - Entrenador Jose Mourinho membela aksi Cristiano Ronaldo yang tak melakukan selebrasi usai mencetak gol saat Real Madrid menggulung Granada dengan skor telak 5-1 pada lanjutan La Liga, Sabtu lalu.
Saat melawan Granada, CR7 berhasil mencetak gol kelima atau terakhir lewat sepakan kerasnya dari luar kotak penalti pada penghujung pertandingan. Namun Ronaldo tak merayakan gol dan memilih berjalan biasa meski sempat dikerubuti rekan setimnya.
Aksi CR7 itu menimbulkan pro dan kontra setelah sebelumnya sang pemain juga dikritik habis-habisan pasca kekalahan Madrid dari Barcelona bulan lalu. Aksi mogok selebrasi itulah yang menjadi respon Ronaldo atas kritik para pendukung Madrid.
"Dia (CR7) terlihat baik-baik saja menurut saya. Saya pikir lebih relevan dia merayakan gol-gol kemenangan kami dan bukan gol kelima di menit 90," kata Mourinho dilansir yahoosport.
"Saya melihat dia merayakan empat gol yang lain, itu yang penting. Jika ada yang mengkritik seorang pemain karena tidak merayakan gol, kemudian mengapa tidak mengkritik saya yang tidak merayakan semua lima gol," tambahnya.
Ronaldo, pemain termahal dunia saat ini menjadi top skor sementara La Liga dengan torehan 21 poin. Winger lincah Portugal ini sempat marah saat ia mendapat cemoohan dari fans Madrid pasca kekalahan di partai El Clasico bulan lalu.
Cristiano Ronaldo | Real Madrid 5 - 1 Granada ٠ Liga BBVA 11/12
Diposting oleh Ryan Kurniawan di 18.47
Cristiano Ronaldo, OIH (lahir di Funchal, Madeira, Portugal, 5 Februari 1985; umur 26 tahun) merupakan seorang pemain sepak bola Portugal. Ia dapat berposisi sebagai bermain sebagai sayap kiri atau kanan serta penyerang tengah. Saat ini ia bermain untuk tim Spanyol, Real Madrid dan untuk tim nasional Portugal. Sebelum bermain untuk Real Madrid, ia pernah bermain di Sporting Lisboa dan Manchester United.
Kehidupan pribadi
Ronaldo lahir di Madeira, Portugal, anak dari Maria Dolores dos Santos Aveiro dan José Dinis Aveiro. Dia memiliki kakak laki-laki bernama Hugo, dan dua kakak perempuan, Elma dan Liliana Cátia. Liliana Bekerja sebagai penyanyi dengan nama panggung "Ronalda" di Portugal.Nama kedua yang diberikan kepada Cristiano ("Ronaldo") relatif langka di Portugal.
Kemampuan bermain
Ronaldo adalah pemain sepak bola yang dapat bermain dengan kedua kakinya,yang membuat dia dapat bermain di mana saja: kanan, kiri atau melalui tengah. Ini mengakibatkan Ronaldo dan rekannya sesama pemain sepak bola di Manchester United Ryan Giggs dapat saling bertukar posisi.
Ronaldo memiliki kemampuan teknik yang hebat.Selain gerakan multi step-over, dia juga mengembangkan banyak kemampuan lainnya, membuat dia sangat lincah dan sebagai pemain sayap yang tidak dapat diprediksikan gerakannya. Disamping kemampuan mengolah bolanya yang luar biasa, dia juga piawai dalam mengeksekusi bola-bola mati, itulah yang membuatnya menjadi salah satu pemain yang paling berbahaya bagi lawannya, dia dapat mencetak gol dengan cara apapun.
Karier
Junior
Cristiano bergabung dengan Andorinha (1993—1995), Nacional (1995—1997), dan Sporting Lisboa (1997—2001) pada masa junior.
Klub
Cristiano pernah bermain untuk Sporting Lisboa pada 2001—2003. Ia bermain 25 kali dan mencetak 3 gol. Ia kemudian pindah ke Manchester United hingga tahun 2009. Ia bermain 196 kali dan mencetak 84 gol.
Pada 1 Juli 2009, ia pindah ke Real Madrid, klubnya saat ini, dengan memecahkan rekor transfer sebesar 80 juta poundsterling, yang menjadikannya sebagai pemain termahal dalam sejarah sepak bola. Ia telah bermain 64 kali dan mencetak 19 gol untuk Real Madrid. Pada musim La Liga 2010/2011, Ronaldo mencatatkan dirinya sebagai pencetak gol terbanyak di La Liga dalam 1 musim, sejumlah 40 gol.
nternasional
Cristiano telah bermain untuk berbagai tingkatan usia tim nasional Portugal, yaitu U-17, U-20, U-21, dan U-23. Ia mulai dipanggil ke tim nasional Portugal sejak tahun 2003. Ia telah bermain setidaknya 83 kali untuk tim nasional senior, dan mencetak 29 gol.
Ia termasuk dalam skuat Portugal pada Piala Eropa 2004, Olimpiade Athena 2004, Piala Dunia 2006, Piala Eropa 2008, dan Piala Dunia 2010.
Gelar
Klub
Manchester United
Liga Utama Inggris: 3
2006–07, 2007–08, 2008–09
Piala FA: 1
2003–04
Piala Liga: 2
2005–06, 2008–09
Community Shield: 1
2007
Liga Champions UEFA: 1
2007–08
Piala Dunia Antarklub FIFA: 1
2008
Real Madrid
Copa del Rey: 1
2010–11
Individual
Tim Pilihan Euro UEFA: 1
2004
Penghargaan Bravo: 1
2004
Pemain Muda Spesial Terbaik: 2
2004, 2005
Pemain Sepak Bola Portugal Terbaik: 1
2006–07
Tim Terbaik UEFA: 5
2003–04, 2006–07, 2007–08, 2008–09, 2009–10
Pemain Terbaik Sir Matt Busby: 3
2003–04, 2006–07, 2007–08
FIFPro World XI: 4
2006–07, 2007–08, 2008–09, 2009–10
Pemain Muda Terbaik PFA: 1
2006–07
Pemain Terbaik PFA Pilihan Pemain PFA: 2
2006–07, 2007–08
Pemain Terbaik PFA Pilihan Penggemar: 2
2006–07, 2007–08
Tim Liga Utama Inggris Terbaik PFA: 4
2005–06, 2006–07, 2007–08, 2008–09
Pemain Sepak Bola versi FWA: 2
2006–07, 2007–08
Pemain Pilihan Barclays: 2
2006–07, 2007–08
Pemain Bulanan Liga Utama Inggris: 4
November 2006, Desember 2006, Januari 2008, Maret 2008
Sepatu Emas Liga Utama Inggris: 1
2007–08
Penghargaan Jasa Barclays: 1
2007–08
Pencetak Gol Terbanyak Liga Champions UEFA: 1
2007–08
Sepatu Emas Eropa: 2
2007–08, 2010–11
Penyerang Terbaik Liga Champions UEFA: 1
2007–08
Pemain Klub Terbaik UEFA: 1
2007–08
Pemain Terbaik Dunia FIFPro: 1
2007–08
Bola Perak Piala Dunia Antarklub FIFA: 1
2008
Ballon d'Or: 1
2008
Pemain Terbaik Dunia FIFA: 1
2008
Onze d'Or: 1
2008
Pemain Terbaik Dunia World Soccer: 1
2008
Penghargaan Puskás FIFA: 1
2009
Pencetak Gol Terbanyak Copa del Rey: 1
2010–11
Pencetak Gol Terbanyak La Liga (El pichichi : 1
2010–11
Langganan:
Postingan (Atom)














































